Perawatan Pemulihan Penyakit Stroke

Perawatan Pemulihan Penyakit Stroke - Penyakit Stroke merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh setiap orang. Penyakit mematikan ini sulit untuk disembuhkan, bila bisa ditolong penyakit ini akan menyebabkan cacat tubuh bagian tertentu.


Alangkah baiknya kita mencegah penyakit mematikan ini. Berikut beberapa cara menghindari penyakit stroke yang saya kutip dari detik health:

1. Makanan Bergizi yang seimbang
Karena stroke berhubungan dengan diabetes, hipertensi, hiper-kolesterol, hiperlipidemia, yang kesemuanya berhubungan dengan metabolisme dan makanan. Untuk menghindarinya makanlah makanan dengan gizi seimbang, dengan cukup karbohidrat, protein, lemak dan vitamin mineral. Kebutuhan makanan juga harus disesuaikan dengan usia, aktivitas fisik dan berat badan.

2. Aktif dan banyak bergerak
Olahraga teratur yang bersifat aerobik terbukti membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan sensitivitas insulin sehingga terhindar dari diabetes, meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik). Melakukan olahraga setidaknya 30 menit setiap hari adalah cara yang ampuh untuk terbebas dari stroke. Tak perlu berat-berat, cukup lakukan olahraga ringan seperti lari pagi, berenang, aerobik atau hanya jalan-jalan kecil keliling kompleks.

Baca juga : Obat Stroke Herbal

3. Konsumsi Sayur dan Buah
Menurut beberapa dokter, Sayur dan buah mengandung semua yang dibutuhkan, terutama kalium yang dapat menurunkan tekanan darah, juga serat. Sehingga kita diimbau orang-orang untuk memperbanyak makan sayur dan buah.

4. Berhenti merokok
Merokok terbukti meningkatkan risiko stroke dan gangguan pembuluh darah lainnya 2-3 kali lipat. Hal ini menjadi lebih nyata pada penderita hipertensi dan diabetes. Merokok menimbulkan pengerasan pembuluh darah dan memicu timbunan plak dalam pembuluh darah. Hal ini terbukti bagi perokok aktif maupun pasif. Bila Anda tak diserang stroke, maka hentikan kebiasaan merokok dan jauh-jauhlah dari asap rokok.

5. Hindari stres
Stres terbukti meningkatkan tekanan darah, memperburuk sensitivitas insulin dan merangsang sistem saraf simpatis. Hal ini dapat berujung pada munculnya hipertensi dan diabetes. Beberapa penelitian mengkonfirmasi bahwa stress akan meningkatkan risiko stroke 2-3 kali lipat. Luangkan waktu Anda untuk olahraga ringan, membaca buku, mendengarkan musik dan berkumpul bersama teman.

Kesehatan memang mahal harganya. Tak heran ada pepatah yang sering kita dengan "Lebih baik mencegah daripada mengobati"

Kurang Olahraga Picu Pengapuran Pembuluh Darah

Kurang Olahraga Picu Pengapuran Pembuluh Darah - Satu lagi alasan buat rajin berolahraga. Suatu penelitian mengungkap bahwa pola hidup sedentary mampu memicu pengerasan pembuluh darah di jantung akibat penumpukan massa kalsium.


Para ilmuwan mengungkap hal tersebut sesudah meneliti kurang lebih 2.000 relawan paruh baya. Tiap 1 jam waktu yg dihabiskan buat bermalas-malas, risiko pengerasan pembuluh darah oleh kalsium meningkat sebesar 12%.

Pengerasan pembuluh darah koroner tak bisa dianggap remeh. Para pakar menyatakan keadaan ini sebagai salah satu tanda awal penyakit jantung koroner.

Dalam penelitian yg dilaporkan di Journal of the American College of Cardiology tersebut, para relawan melaksanakan perilaku sedentary biasanya 11 jam dalam sehari. Para relawan melaksanakan kegiatan fisik sedang sampai berat dalam rentang 0-200 menit, dengan kebanyakan 29 menit dalam sehari.


Hasilnya, teramati bahwa semakin banyak waktu dihabiskan buat perilaku sedentary, semakin tinggi risiko pengerasan pembuluh darah. Biarpun masih perlu penelitian lebih lanjut buat menentukan adanya interaksi sebab akibat, temuan ini mengingatkan pentingnya beraktivitas fisik.

"Selain olahraga di gym dan jalan-jalan waktu makan siang, jeda istirahat di antara perilaku sedentary mungkin bisa membantu. Artinya bangkit dari meja kerja untuk sesekali bergerak bisa bermanfaat," ucap Qibin Qi Albert Einstein College of Medicine mengomentari temuan tersebut, dikutip dari Reuters, Senin (25/4/2016).